PKS Jaktim
Home AL-BAYAN Jangan Kotori Perjuangan Suci Ini dengan Ambisi Pribadi

Jangan Kotori Perjuangan Suci Ini dengan Ambisi Pribadi

0
747
Ahmad Adnan Lc,. M.A. Ketua Dewan Etik Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Timur

Taujih Kemenangan

Dewan Etik Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Timur

Jangan Kotori Perjuangan Suci Ini dengan Ambisi Pribadi

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على أمور الدنيا والدين

اللهم صل وسلّم على سيدنا محمد  وعلى آله وصحبه أجمعين أما بعد

قال الله عز وجل : يا أيها الذين آمنوا إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقدامكم

Saudaraku yang di muliakan Allah ‘Azza wa jalla di manapun anda berada

Pertolongan dan kemenangan dalam perjuangan menegakkan dakwah selalu didambakan kedatangannya.  Sebagaimana firman Allah:

وَاُخْرٰى تُحِبُّوْنَهَاۗ نَصْرٌ مِّنَ اللّٰهِ وَفَتْحٌ قَرِيْبٌۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ

“Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin.” (QS. Ash-Shaff:13).

Pertanyaannya adalah bagaimana kita meraih kemenangan dan pertolongan-Nya ini?.

السؤال : كيف نحصل على هذا النصر والانتصار

Ada beberapa prasyarat yang harus dan wajib dimiliki oleh setiap individu dan kolektif dalam organisasi dakwah ini.

  1. Keyakinan yang benar tertanam di dalam hati yang bersih.

Tidak ada keraguan sedikitpun. Yaitu keyakinan kepada Allah azza wa jalla Sang Pemilik kebenaran dan yang Maha Benar. Sebagaimana firman Allah:

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ

Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar. (QS. Al-Hajj:62).

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. (QS. Al-Hujurat: 15).

Tidak ada satu orangpun dari anggota kelompok dakwah ini yang masih ragu dalam berjuang di jalan dakwah ini. Keyakinan yang mantap tidak ada keraguan sedikitpun, benar-benar berjuang hanya untuk Allah dan kejayaan Islam, bukan untuk ambisi pribadi atau koleganya, jangan sampai mengotori perjuangan dakwah ini dengan keyakinan yang tidak benar. Seperti seorang yang berjuang untuk kepentingan dirinya namun dengan mengatasnamakan umat dan Islam.

Orang mukmin sejati berjuang hanya karena Allah. Jangan kotori perjuangan ini dengan ketidak jujuran dan ketidak benaran yang akan menjadi penyebab gagalnya perjuangan suci ini. Menjadi parasit dakwah dan pada akhirnya akan menghambat perjuangan mencapai kemenangan. Oleh karena itu jangan sampai setiap pribadi dalam jamaah ini mengotori perjuangan umat ini untuk kepentingan pribadi.

  1. Niat, tekad dan keikhlasan yang paripurna.

Tekad yang kuat laksana mesin penggerak, menggerakkan akal pikiran dan fisik untuk bekerja, ketika fisik bekerja niat selalu mendampinginya dan keikhlasan menuntunnya menuju jalan lurus, dan Allah Robbal Alamin pasti akan menurunkan pertolongan dan kemenangan-Nya.

وَمَا جَعَلَهُ اللّٰهُ اِلَّا بُشْرٰى لَكُمْ وَلِتَطْمَىِٕنَّ قُلُوْبُكُمْ بِهٖ ۗ وَمَا النَّصْرُ اِلَّا مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ الْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ ۙ

Dan Allah tidak menjadikannya (pemberian bala-bantuan itu) melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar hatimu tenang karenanya. Dan tidak ada kemenangan itu, selain dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (QS. Ali ‘Imran: 126)

Jangan kotori perjuangan umat dan kader dengan niatan ambisi pribadi …

Jangan gagalkan turunnya pertolongan dan kemenangan dari Allah karena ada orang yang memperturutkan ambisi nafsunya …

Jangan… jangan … dan jangan sampai mengotori perjuangan para pejuang yang penuh ikhlas.

Ada tiga penyakit yang harus diwaspadai dalam perjuangan dakwah ini. Pertama kekikiran yang ditaati, kedua hawa nafsu yang selalu diperturutkan dan diikuti, dan ketiga merasa benar dengan pendapat dan kemampuannya sendiri, dan mengesampingkan yang lain.

Maka dari itu janganlah kotori perjuangan dakwah ini, dan jangan gagalkan turunnya pertolongan dan kemenangan Allah dengan membiarkan orang seperti ini.

  1. Kokohkan ikatan hati para pejuang dalam beramal jama’i.

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-hujurat ayat 10-12.

اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ اِخۡوَةٌ فَاَصۡلِحُوۡا بَيۡنَ اَخَوَيۡكُمۡوَ اتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُوۡنَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٌ مِّنۡ قَوۡمٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُوۡنُوۡا خَيۡرًا مِّنۡهُمۡ وَلَا نِسَآءٌ مِّنۡ نِّسَآءٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُنَّ خَيۡرًا مِّنۡهُنَّ وَلَا تَلۡمِزُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ وَلَا تَنَابَزُوۡا بِالۡاَلۡقَابِ بِئۡسَ الِاسۡمُ الۡفُسُوۡقُ بَعۡدَ الۡاِيۡمَانِ ۚ وَمَنۡ لَّمۡ يَتُبۡ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوۡنَ‏

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّن اِنَّ بَعۡضَ الظَّنِّ اِثۡمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوۡا وَلَا يَغۡتَبْ بَّعۡضُكُمۡ بَعۡضًا ؕ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمۡ اَنۡ يَّاۡكُلَ لَحۡمَ اَخِيۡهِ مَيۡتًا فَكَرِهۡتُمُوۡهُ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيۡمٌ‏

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Dan QS. Ali Imron 102-103

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوۡتُنَّ اِلَّا وَاَنۡـتُمۡ مُّسۡلِمُوۡنَ‏ ١٠٢

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.

وَاعۡتَصِمُوۡا بِحَبۡلِ اللّٰهِ جَمِيۡعًا وَّلَا تَفَرَّقُوۡا  وَاذۡكُرُوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ عَلَيۡكُمۡ اِذۡ كُنۡتُمۡ اَعۡدَآءً فَاَ لَّفَ بَيۡنَ قُلُوۡبِكُمۡ فَاَصۡبَحۡتُمۡ بِنِعۡمَتِهٖۤ اِخۡوَانًا  وَكُنۡتُمۡ عَلٰى شَفَا حُفۡرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنۡقَذَكُمۡ مِّنۡهَا  كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَـكُمۡ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُوۡنَ‏ ١٠٣

Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.

Serta firman Allah dalam surat Al-maidah ayat 2

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.

Sekali-kali jangan kotori perjuangan suci ini dengan sifat egoisme dan kesombongan diri, masa bodoh dan tidak peduli kepada saudara seperjuangan bahkan sampai tidak peduli satu sama lain.

  1. Ketaatan kepada Allah azza wa jalla, Rasulullah SAW., qiyadah, komandan serta ketaatan AD/ART yang sudah disepakati dan disahkan dalam syuro.

Dalam memperjuangkan dakwah Islamiyah milik Allah ini, setiap pribadi pejuang wajib mentaati Sang Empunya Allah dan Rasulul-Nya yang implementasinya dengan mentaati pemimpin yang tidak menyimpang.

“Tidak ada jamaah tanpa ketaatan dan tidak ada ketaatan tanpa kepemimpinan.”

Dalam perjuangan dakwah ini, semua aturan main sudah dituangkan dalam AD/ART, oleh karenanya kita semua anggota wajib mentaati dan merealisasikannya dalam bentuk kerja nyata, baik struktur atas maupun struktur bawah. Ketika ada yang menyimpang dari AD/ART hasil syura munas ini, sebagai bukti ketidak patuhan kepada keputusan syura yang mengikat itu.

  1. Strategi yang benar.

Dalam memperjuangkan kebenaran ini diperlukan strategi yang benar. Dengan menempatkan para pakar yang berkompeten di bidangnya pada posisinya. Sebagaimana isyarat sabda Nabi SAW. bahwa perang adalah tipu daya, mengatur siasat untuk mendapatkan kemenangan. Sebagaimana sabda Nabi SAW.

الحزب خدعة

Peperangan itu adalah siasat tipu daya. (HR. Bukhari).

  1. Pengorbanan

Dalam kamus perjuangan tidak ada istilah kebakhilan kekikiran, yang ada adalah kedermawanan dan pengorbanan. Mengorbankan waktu,

harta, pikiran, keluarga, bahkan jiwa dan raga satu-satu yang dimilikinya. Sebagaimana firman Allah dalam QS. 2 ayat 214

أمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاۤءُ وَالضَّرَّاۤءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِ ۗ اَلَآ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, “Kapankah datang pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.

  1. Hindari perselisihan 

Perselisihan awal mula terjadinya perpecahan, syarat ini mutlak wajib dihindari oleh setiap pejuang dakwah, andai terjadi di antara prajurit, antara para pejuang (BCAD) bisa menyebabkan gagalnya perjuangan, menghambat turunya pertolongan Allah, nama baik yang selama ini dibangun akan tercoreng, kemenangan yang sudah di depan mata akan menghilang seketika, siap menyongsong kekalahan. Contoh nyata adalah perselisihan para sahabat yang ditugaskan oleh Nabi untuk tetap berada di bukit Uhud, sedikit perselisihan menyebabkan tertundanya pertolongan Allah, padahal Rasulullah masih ada di tengah-tengah mereka.

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Anfal: 46).

  1. Memahami strategi musuh

Perlawanan antara kebenaran dan kebatilan adalah merupakan sunnatullah di dunia ini. Perjuangan dan berperang melawan kebatilan juga menjadi hukum Allah yang tidak akan pernah  berhenti sampai berhentinya dunia ini. Dan karena peperangan itu merupakan tipu daya, oleh karenanya mempelajari dan memahami strategi musuh menjadi sebuah keniscayaan.

Seperti halnya peperangan di dunia maya  saat ini, peperangan melawan para buzzer bayaran yang terang-terangan dibayar dengan anggaran negara, untuk mengadu domba umat, pencaci maki kelompok lain, menyebarkan tuduhan dan berita hoax untuk melegalkan kebatilan.

Dewan Etik Daerah

Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Timur

Ustadz Ahmad Adnan Lc,. M.A.

Ketua

Previous articleHanya 2 BUMD “Sehat” Menurut Transparency International, MTZ Dorong Perbaikan
Next articleAngin Peduli Dosaku?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here