PKS Jaktim
Home OPINI Empat Langkah untuk Mencapai Ketahanan Keluarga

Empat Langkah untuk Mencapai Ketahanan Keluarga

0
1594
Neni Yaswarti (penulis di komunitas INSTA)

Menurut UU No.10 tahun 1992 definisi ketahanan keluarga adalah kondisi dinamik suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik material dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarganya untuk mencapai keadaan harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir batin. Berikut ini adalah empat langkah yang bisa dilakukan untuk meraih ketahanan dalam keluarga.
1. Belajar dan tumbuh bersama
Keluarga adalah tempat pendidikan yang utama. Setiap anggota hendaknya belajar dan tumbuh bersama. Yang utama anggota keluarga belajar agama. Lalu setiap anggota perlu belajar keterampilan sesuai dengan perannya masing-masing. Orang tua perlu belajar tentang pola asuh, komunikasi, pendidikan. Anak perlu belajar mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang berguna, dll.
2. Melakukan ibadah bersama
Ibadah adalah sarana untuk mendekatkan diri pada Allah Swt. Dengan ibadah tangki di jiwa akan selalu terisi. Ibadah yang dilakukan bersama anggota keluarga akan menumbuhkan kedekatan. Dengan ibadah muncul ketenteraman dan kasih sayang. Bila tak dapat salat jamaah setiap hari, bisa dilakukan seminggu sekali. Bila tidak bisa salat jamaah di rumah, bisa pergi bersama ke masjid setiap Ahad pagi, atau baca Al-Qur’an bersama.
3. Mengelola keuangan keluarga
Keuangan sangat penting dalam kehidupan keluarga. Masalah keuangan sering menjadi masalah rumah tangga yang menyebabkan perpisahan. Orang tua wajib menjaga mengelola keuangan keluarga, jangan sampai besar pasak daripada tiang. Termasuk mengelola keuangan adalah mencari sumber penghasilan baru, jika sumber penghasilan utama terganggu, misalnya kepala keluarga sakit, di PHK karena pandemi, dan lain-lain.
4. Melakukan kegiatan bersama
Sekali-kali keluarga bisa melakukan kegiatan bersama, misalnya jalan pagi atau bersepeda seminggu sekali. Sangat baik bila anggota keluarga dapat makan bersama. Masak atau liburan bersama juga bisa dilakukan. Jangan lupa saling berbagi cerita, dan mencurahkan isi hati.

Previous articleTraining Orientasi Partai (TOP) PKS
Next articleKesertaan RKI Jaktim dalam Peringatan Harganas & HAN DKI Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here